my C4mpo3n9

Proyek Pembangunan PLTA Cisokan Harus Pro Rakyat Sekitar

Posted on: September 29, 2012

Sudah hampir 2 tahun belakangan ini, warga di sekitar kampung saya (Kp. Cipari, Ds. Cijambu, Kec Cipongkor) sering mendiskusikan masalah pelebaran jalan yang sedang di canangkan oleh pemerintah, tidak tanggung-tanggung jalan di perlebar sampai 3 kali jalan semula . Terus terang saya penasaran, apa rencana pemerintah setempat untuk memperlebar jalan ini.  Menurut warga dan saudara di kampung tujuan pelebaran ini memang beragam, untuk kemudahan transportasi (di buat terminal bus) Bandung Barat – Cianjur lah, PLTA dst. Suatu hari, saya coba cari tahu melalui paman google dan jawabanya adalah PLN merencanakan proyek Pembangunan PLTA Upper Cisokan.

Menurut keterangan situs resmi, pembangunan PLTA Cisokan ini bertujuan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan listrik daerah Jawa – Bali. Tentunya kami berharap, PLN dapat melaksanakan proyek ini dengan baik dan bermanfaat khususnya untuk warga daerah sekitar & masyarakat luas pada umumnya. Dalam prosesnya, tentu saja proyek sebesar ini akan berkaitan dengan pembebasan lahan warga, baik untuk keperluan Jalan ataupan yang nantinya akan terendam oleh genangan waduk. Pasalnya, batu yang digunakan berasal dari Gunung Karang desa Sarinagen, Cipongkor Bandung Barat. Tentunya akan banyak sekali lahan warga yang harus diselesaikan oleh PLN guna pelebaran jalan dan pembukaan lahan untuk pembuatan jalan dari Gunungkarang, Bandung Barat ke lokasi dibangunnya PLTA di Cisokan, Cianjur. PLN harus serius dalam menangani proses pembebasan lahan ini, karena nantinya akan berdampak pada mata pencaharian warga yang terkena imbas. Contohnya, petani yang lahannya kena imbas, akan kehilangan mata pencahariannya untuk bercocok tanam apabila pihak PLN tidak memberikan konvensasi yang sesuai untuk jangka panjang.

Tidak dapat dipungkiri, pembangunan mega proyek ini akan membutuhkan tenaga kerja yang amat sangat banyak, semisal teman saya semasa SD banyak yang ikut bekerja untuk pembukaan lahan jalan. Ini merupakan dampak positif untuk warga sekitar. Disamping itu, banyaknya pekerja yang berasal dari daerah lain memilih untuk kontrak rumah sebagai tempat tinggal sementara. Sehingga, sebagian warga rela mengontrakan rumahnya  untuk menambah penghasilan. Semoga hal positif seperti ini terus berlanjut tidak hanya pada saat proses pembangunan saja, akan tetapi setelah proyek ini selesai dan PLTA Cisokan beroperasi.

Akhir dari artikel singkat ini, saya berharap PLN dapat meningkatkan kualitas dan pelayanan terhadap masyarakat sekitar dalam pemasokan listrik. Kadang kala saya merasa heran, listrik di daerah Cipongkor dan sekitarnya sering mati padahal tidak jauh dari daerah ini terdapat PLTA Saguling yang telah dibangun sekitar 30 tahun yang lalu. Oleh karena itu, semoga saja warga sekitar bisa ikut menikmati dengan adanya PLTA Cisokan ini, tidak hanya dibangun untuk memenuhi kebutuhan listrik di perkotaan saja.

Advertisements

6 Responses to "Proyek Pembangunan PLTA Cisokan Harus Pro Rakyat Sekitar"

Wah, saya juga asli bandung barat nih, padalarang.. hehe
kumaha, padalarang masih macet? 😀

ane jarang ka padalarang, geus lila rantau di jakarta euy…
nte ge rantau nya?

semoga listrik dapat tersebar secara merata di seluruh Indonesia 🙂

advokasi masyarakat yang terkena dampak proyek ini

Saya ge orang cipongkor asli.

Cipongkorna mana kang???

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: